Ratusan Calon Siswa Baru Padati Hari Pertama Pendaftaran Offline PSB Annuqayah

Guluk-Guluk, MASA.SCH.ID

Ratusan calon siswa baru memadati hari pertama pelaksanaan pendaftaran offline Penerimaan Siswa Baru (PSB) Annuqayah Tahun Pelajaran 2026/2027 yang berlangsung di Auditorium As-Syarqawi, Sabtu (16/05/2026).

Sejak pagi hari, area pendaftaran tampak ramai oleh kehadiran calon siswa bersama orang tua atau wali yang datang dari berbagai daerah.

Mereka mengikuti proses pemeriksaan berkas, registrasi, hingga konsultasi terkait satuan pendidikan yang akan dipilih di lingkungan Annuqayah.

Panitia PSB Annuqayah tampak sigap melayani para pendaftar dengan sistem pelayanan yang tertata. Sejumlah petugas ditempatkan di beberapa titik untuk membantu proses verifikasi administrasi hingga pengarahan alur pendaftaran agar tidak terjadi penumpukan antrean.

Ketua Panitia PSB Annuqayah Bapak Ach. Salman menyampaikan bahwa pelaksanaan hari pertama berjalan lancar dan kondusif berkat kerja sama seluruh panitia dan tingginya kedisiplinan para pendaftar.

“Alhamdulillah, hari pertama pendaftaran offline berlangsung lancar. Antusias masyarakat cukup tinggi sejak pagi dan para pendaftar mengikuti proses dengan tertib,” ujarnya.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat menjadi bukti bahwa lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Annuqayah masih mendapatkan kepercayaan besar dari masyarakat dalam mencetak generasi yang unggul dalam bidang ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman.

Pelaksanaan pendaftaran offline tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Annuqayah dalam memberikan pelayanan pendidikan yang mudah diakses masyarakat.

“Kami memastikan seluruh proses pendaftaran dilakukan secara terbuka, tertib, dan ramah terhadap para calon siswa baru,” tambah Bapak Ach. Salman.

Menurutnya, antusiasme masyarakat pada hari pertama pendaftaran terlihat cukup tinggi.

“Berdasarkan data panitia, jumlah peserta yang mengikuti pendaftaran offline mencapai 128 orang,” ujarnya.

Beberapa wali siswa mengaku sengaja datang lebih awal agar dapat segera menyelesaikan proses pendaftaran.

Mereka berharap anak-anaknya dapat menempuh pendidikan di lingkungan Annuqayah yang dikenal memiliki tradisi pendidikan pesantren yang kuat.

“Kami berharap anak bisa belajar ilmu umum sekaligus memperdalam ilmu agama di Annuqayah,” ungkap salah satu wali pendaftar Habibullah.

Untuk diketahui, para pendaftar tidak hanya berasal dari Kabupaten Sumenep, tetapi juga dari sejumlah daerah lain di Madura.

Editor: Lukmanul Hakim

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *