
Guluk-Guluk, MASA.SCH.ID
Tasyakkuran dan Lepas Pisah Siswa Kelas Akhir (SISKA) 2026 Madrasah Aliyah (MA) 1 Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep menjadi momentum penuh kenangan indah bagi seluruh siswa, guru, dan keluarga besar madrasah.
Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat dan penuh haru tersebut digelar sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya proses pendidikan siswa kelas akhir di MA 1 Annuqayah, Sabtu (30/05/2026).
Acara yang dilaksanakan di Aula MA 1 Annuqayah itu dihadiri oleh kepala, pimpinan, TU/staf, dewan guru, serta seluruh siswa kelas akhir. Suasana kebersamaan tampak begitu hangat sejak awal kegiatan hingga akhir acara.
Ketua Panitia SISKA 2026 Moh. Unais Ali Faqih dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa acara tasyakkuran dan lepas pisah bukan sekadar seremoni perpisahan, tetapi menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan dan mengenang perjalanan selama menempuh pendidikan di MA 1 Annuqayah.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan, kebersamaan, dan pengalaman yang telah dilalui bersama selama belajar di madrasah. Kami berharap silaturahim antara siswa, guru, dan almamater tetap terjaga meskipun nantinya para siswa melanjutkan perjalanan di tempat yang berbeda,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala MA 1 Annuqayah dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga kepada seluruh siswa kelas akhir yang telah menyelesaikan pendidikan dengan baik.
Ia juga memberikan motivasi agar para lulusan terus semangat dalam melanjutkan pendidikan dan menjaga nilai-nilai akhlakul karimah di tengah masyarakat.
“Kelulusan bukanlah akhir dari perjuangan, tetapi awal dari perjalanan baru untuk menggapai cita-cita. Teruslah belajar, tetap rendah hati, jaga akhlak, dan jangan pernah melupakan jasa guru serta almamater,” tuturnya.
Suasana haru semakin terasa ketika perwakilan siswa kelas akhir menyampaikan pesan dan kesan selama belajar di MA 1 Annuqayah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru yang telah mendidik, membimbing, dan memberikan perhatian selama masa pendidikan,” jelas Dwi Andika Sutrisno saat ditemui pasca acara.
Selain sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan tasyakkuran dan lepas pisah ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah dan kebersamaan antarwarga madrasah.
Selanjutnya, tidak sedikit siswa dan guru yang tampak meneteskan air mata saat prosesi muafah berlangsung.
Momen tersebut menjadi gambaran eratnya hubungan kekeluargaan yang telah terbangun selama proses belajar di madrasah.
Editor: Lukmanul Hakim





