MA 1 Annuqayah Bahas Digitalisasi Administrasi Madrasah

Guluk-Guluk, MASA.SCH.ID

Madrasah Aliyah (MA) 1 Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep membahas digitalisasi administrasi madrasah melalui rapat pengembangan aplikasi pengelolaan administrasi dan kegiatan madrasah, di ruang kelas setempat, Ahad (04/10/2026).

Rapat tersebut diikuti jajaran pimpinan dan guru MA 1 Annuqayah. Pembahasan diarahkan pada pengembangan aplikasi yang dapat membantu madrasah mengelola berbagai kebutuhan administrasi dan kegiatan secara lebih efektif, tertata, dan terintegrasi.

Kepala MA 1 Annuqayah KH. A. Farid Hasan menyampaikan bahwa digitalisasi administrasi menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan efektivitas tata kelola madrasah.

“Kami berharap aplikasi ini dapat membantu madrasah mengelola administrasi dan data secara lebih tertata. Teknologi harus menjadi sarana yang memudahkan pekerjaan dan mendukung pelayanan madrasah,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan aplikasi perlu disesuaikan dengan kebutuhan nyata di lapangan.

“Karena itu, keterlibatan guru dalam memberikan masukan menjadi bagian penting dalam proses pengembangannya,” jelasnya.

Rahmat Syarifullah selaku Guru MA 1 Annuqayah menyambut baik pembahasan tersebut. Ia menilai aplikasi ini telah sesuai dengan kebutuhan dan akan membantu guru dalam mengelola berbagai pekerjaan administrasi.

“Aplikasi ini akan sangat membantu apabila fitur-fiturnya benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan guru. Yang penting mudah digunakan dan dapat menghemat waktu dalam pekerjaan administrasi,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa pengembangan aplikasi juga perlu memperhatikan kesinambungan penggunaan dan pengelolaan data.

“Aplikasi yang terintegrasi akan memudahkan madrasah dalam menyimpan, memperbarui, dan menelusuri data administrasi maupun kegiatan secara lebih sistematis,” pungkasnya.

Dalam sesi diskusi, para peserta menyampaikan berbagai masukan terkait kebutuhan aplikasi. Beberapa hal yang dibahas meliputi kemudahan penggunaan, pengelolaan data, pencatatan administrasi, dokumentasi kegiatan, serta fitur yang dapat membantu guru dalam menjalankan tugasnya.

Diskusi berlangsung interaktif. Para guru menyampaikan pengalaman, kebutuhan, dan sejumlah catatan yang perlu diperhatikan dalam pengembangan aplikasi.

Masukan tersebut kemudian menjadi bahan pembahasan untuk menyempurnakan sistem agar aplikasi dapat digunakan secara optimal dalam pengelolaan administrasi dan kegiatan madrasah.

Editor: Lukmanul Hakim

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *