
Guluk-Guluk, MASA.SCH.ID
Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Madrasah Aliyah (MA) 1 Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep memasuki hari kedua dengan materi kesehatan dan reproduksi remaja, yang disampaikan oleh Moh. Nafis Maulidy, MD., S.Kep. Ns. di aula setempat, Kamis (08/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan diri serta memahami perubahan fisik dan psikologis selama masa remaja.
Dalam penyampaian materi, Nafis Maulidy menekankan bahwa pemahaman mengenai kesehatan remaja perlu diberikan agar siswa mampu mengenali perubahan yang terjadi pada dirinya dan menyikapinya secara tepat.
“Remaja perlu memiliki pengetahuan yang benar tentang kesehatan dirinya. Dengan pemahaman yang baik, mereka dapat menjaga kesehatan, mengenali perubahan yang terjadi selama masa pubertas, serta membiasakan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Ia menerangkan, masa remaja merupakan fase pertumbuhan yang ditandai dengan berbagai perubahan, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Karena itu, pengetahuan tentang kesehatan menjadi bekal penting bagi siswa dalam menjalani masa pertumbuhan tersebut.
“Perubahan pada masa remaja merupakan bagian dari proses tumbuh kembang. Hal yang penting adalah bagaimana remaja memahami perubahan tersebut, menjaga kebersihan diri, dan tidak merasa malu untuk mencari informasi yang benar dari sumber yang dapat dipercaya,” ungkapnya.
Materi kesehatan reproduksi juga mencakup pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi, memahami perubahan selama pubertas, serta membangun sikap bertanggung jawab terhadap kesehatan diri. Pemahaman tersebut diharapkan membantu siswa lebih peduli terhadap kondisi tubuh dan mampu menerapkan kebiasaan yang sehat.
“Kesehatan reproduksi bukan hanya tentang mengenali organ tubuh, tetapi juga bagaimana menjaga kebersihan, memahami perubahan yang terjadi, serta menghargai dan menjaga diri sendiri. Pengetahuan ini penting agar remaja dapat mengambil keputusan yang tepat terkait kesehatannya,” lanjut Nafis Maulidy.
Selain kesehatan fisik, para siswa juga diajak memahami pentingnya menjaga kesehatan mental dan membangun hubungan sosial yang positif. Remaja perlu memiliki lingkungan yang mendukung agar dapat menghadapi berbagai tantangan selama masa pertumbuhan.
“Menjaga kesehatan tidak cukup hanya dengan memperhatikan kondisi fisik. Kesehatan mental juga perlu diperhatikan. Jika menghadapi masalah atau memiliki pertanyaan mengenai kesehatan, jangan ragu untuk berdiskusi dengan orang tua, guru, atau tenaga kesehatan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Nafis Maulidy juga mengingatkan peserta agar lebih bijak dalam menerima informasi kesehatan, khususnya yang beredar melalui media sosial. Menurutnya, informasi yang tidak tepat dapat menimbulkan kesalahpahaman apabila diterima tanpa memeriksa kebenarannya.
“Jangan langsung mempercayai semua informasi kesehatan yang ditemukan di internet. Pastikan sumbernya dapat dipercaya dan tanyakan kepada tenaga kesehatan apabila ada hal yang belum dipahami,” pungkasnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UKS MA 1 Annuqayah dalam membekali siswa dengan pengetahuan kesehatan yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari, sekaligus mendorong terbentuknya generasi muda yang sehat, peduli, dan bertanggung jawab terhadap dirinya maupun lingkungan sekitar.
Editor: Lukmanul Hakim





