Diklat Kepemimpinan OSIM MA 1 Annuqayah Bekali Siswa Jadi Pemimpin Muda Berkarakter

Guluk-Guluk, MASA.SCH.ID

Diklat Kepemimpinan Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) Madrasah Aliyah (MA) 1 Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep membekali para siswa dengan pemahaman kepemimpinan melalui materi ‘Menjadi Pemimpin Muda Berkarakter dan Berdampak’ yang disampaikan oleh Dr. H. Damanhuri, M.Ag. di aula setempat, Ahad (04/10/2026).

Materi tersebut dibahas melalui tiga pokok utama, yakni memahami makna kepemimpinan, kepemimpinan dimulai dari diri sendiri, dan karakter dasar seorang pemimpin.

Dalam penyajiannya, Dr. H. Damanhuri menekankan bahwa kepemimpinan bukan sekadar tentang posisi atau jabatan, melainkan kemampuan untuk memberikan arah, menjadi teladan, serta menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Seorang pemimpin tidak hanya dituntut mampu memberikan instruksi, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk mengarahkan dan menggerakkan orang lain menuju tujuan bersama,” jelasnya.

Menurutnya, menjadi pemimpin harus diawali dengan kesadaran bahwa setiap individu memiliki peran dan tanggung jawab dalam kehidupan.

“Karena itu, kepemimpinan tidak selalu menunggu seseorang mendapatkan jabatan formal,” ungkap Direktur Program Pascasarjana Universitas Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep ini.

Selanjutnya, peserta diajak memahami bahwa kepemimpinan dimulai dari diri sendiri.

“Sebelum memimpin orang lain, seorang pemimpin harus mampu mengatur, mendisiplinkan, dan bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri,” tambah Dr. H. Damanhuri.

Sementara itu, pada materi karakter dasar seorang pemimpin, peserta dikenalkan dengan pentingnya kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, keteladanan, kepedulian, dan kemampuan bekerja sama.

“Karakter tersebut menjadi modal penting bagi pemimpin muda agar tidak hanya mampu menjalankan tugas organisasi, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi teman, madrasah, dan masyarakat,” tandasnya.

Ketua OSIM MA 1 Annuqayah Iqbal Maulana Ridho menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi pengurus dan peserta untuk menambah wawasan sekaligus memperkuat kesiapan dalam menjalankan amanah organisasi.

“Diklat ini memberikan kami pemahaman bahwa menjadi pemimpin bukan hanya tentang memimpin orang lain, tetapi juga bagaimana kami mampu memimpin diri sendiri, bertanggung jawab, dan memberikan contoh yang baik,” ujarnya.

Ia berharap materi yang diperoleh dalam diklat tidak berhenti pada pemahaman secara teori, tetapi dapat diterapkan dalam aktivitas OSIM maupun kehidupan sehari-hari.

“Harapannya, setelah mengikuti diklat ini, kami dapat menjadi pemimpin muda yang berkarakter, mampu bekerja sama, bertanggung jawab, dan memberikan dampak positif bagi madrasah,” pungkasnya.

Editor: Lukmanul Hakim

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *