SISKA MA 1 Annuqayah Ikuti Sowan dan Terima Dawuh Pengasuh PP. Annuqayah Lubangsa

Guluk-Guluk, MASA.SCH.ID

Rangkaian kegiatan Remedial Enrichment Siswa Kelas Akhir (SISKA) Madrasah Aliyah (MA) 1 Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep pada Sabtu (09/5/2026) dilanjutkan dengan kegiatan sowan kepada Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Daerah Lubangsa, Guluk-Guluk, Sumenep, Dr. KH. Moh. Shalahuddin A. Warits, M.Hum.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas akhir sebagai bentuk penghormatan sekaligus memohon doa dan nasihat dari pengasuh pesantren.

Dalam dawuhnya, Kiai Moh. Shalahuddin berpesan agar para siswa senantiasa menjaga nama baik almamater di mana pun berada.

“Identitas sebagai alumni pesantren dan madrasah harus tercermin dalam perilaku, akhlak, dan cara bergaul di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, Kepala MA 1 Annuqayah Periode 2014-2022 ini juga mengingatkan pentingnya menjaga silaturahim dengan para pengasuh, termasuk kepada pengasuh yang telah wafat.

Sebab, dari para masyayikh dan pengasuh terdahulu lahir Pondok Pesantren Annuqayah yang hingga saat ini terus menjadi pedoman dan tempat menimba ilmu bagi para santri.

“Hubungan dengan para pengasuh dan masyayikh harus tetap dijaga, karena dari beliau-beliau inilah lahir pesantren Annuqayah,” dawuh beliau di hadapan para siswa.

Tidak hanya itu, pengasuh juga mendorong para siswa untuk tetap rajin belajar dan memiliki semangat tinggi dalam menuntut ilmu.

“Kesungguhan dalam belajar akan menjadi bekal penting bagi masa depan para siswa, baik dalam melanjutkan pendidikan maupun ketika mengabdi di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan sowan tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan Remedial Enrichment SISKA MA 1 Annuqayah yang akan berlangsung selama enam hari, mulai 09 hingga 14 Mei 2026.

Suasana sowan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Para siswa tampak antusias menyimak dawuh yang disampaikan pengasuh sebagai bekal dalam melanjutkan pendidikan dan kehidupan bermasyarakat setelah menyelesaikan masa belajar di madrasah.

Editor: Lukmanul Hakim

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *