
Guluk-Guluk, MASA.SCH.ID
Kunjungan belajar Tim Media Madrasah Aliyah 1 Annuqayah (MASA) Guluk-Guluk Sumenep ke Tim Ponca Temor Dungkek menjadi momentum strategis dalam memperkuat kualitas pengelolaan media madrasah, khususnya dalam bidang konten, teknik penulisan, dan publikasi Sabtu (04/04/2026).
Koordinator Tim Media MASA Bapak Imam Ghazali, S.Pd. menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas anggota tim dalam mengelola media secara profesional dan kreatif di era digital.
“Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk meningkatkan kualitas pengelolaan media madrasah, baik dari segi konten, teknik penulisan, maupun publikasi. Kami juga ingin menambah wawasan anggota tim tentang bagaimana media dikelola secara profesional dan mampu menarik perhatian publik,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti berbagai rangkaian acara, mulai dari sharing session dengan tim media setempat, observasi langsung proses produksi konten, hingga pelatihan singkat terkait jurnalistik, editing, dan desain.
“Tak hanya itu, para peserta juga diberi kesempatan untuk praktik langsung membuat konten, baik berupa berita, video, maupun desain grafis. Kegiatan dilengkapi dengan sesi tanya jawab untuk menggali pengalaman serta strategi pengelolaan media yang efektif,” jelasnya.
Bapak Imam Ghazali menambahkan bahwa kunjungan ini memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan keterampilan anggota tim, terutama dalam hal editing dan publikasi.
“Anggota tim bisa belajar teknik editing yang lebih efektif, memahami penggunaan aplikasi, serta mengetahui standar publikasi yang baik dan menarik. Dengan praktik langsung, kemampuan mereka menjadi lebih terasah,” ujarnya.
Selain peningkatan keterampilan teknis, peserta juga memperoleh berbagai pengalaman baru, seperti memahami alur kerja tim media yang lebih profesional, belajar komunikasi dan kerja tim, serta mengenal berbagai tools atau aplikasi pendukung media.
“Mereka juga mendapatkan banyak inspirasi ide konten yang kreatif dan relevan, serta memperluas jaringan antar tim media,” tambahnya.
Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti pada kunjungan semata, melainkan dapat ditindaklanjuti dengan berbagai program pengembangan media madrasah ke depan.
“Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam pengelolaan media madrasah, disertai evaluasi internal secara berkala, penyusunan program kerja yang lebih terstruktur, serta pengembangan konten yang lebih variatif seperti podcast, video, dan artikel,” pungkasnya.
Kunjungan belajar ini menjadi langkah nyata Tim Media MASA dalam meningkatkan profesionalisme dan kreativitas, sekaligus memperkuat eksistensi media madrasah di tengah perkembangan era digital.
Editor: Lukmanul Hakim





