
Guluk-Guluk, MASA.SCH.ID
Pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) di Madrasah Aliyah (MA) 1 Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial tahunan belaka, melainkan dirancang sebagai ajang evaluasi mendalam serta refleksi diri demi mendorong kemajuan dan pengembangan mutu lembaga ke depan.
Kepala MA 1 Annuqayah, KH. Abdul Halim Abdul Majid, Lc., M.A., menegaskan bahwa momentum PKKM menjadi pijakan penting untuk melihat kembali seluruh dinamika serta program kerja yang telah dijalankan selama satu tahun pelajaran.
“PKKM ini tidak hanya rutinitas, melainkan ajang evaluasi terkait kegiatan madrasah selama satu tahun sehingga ada solusi yang lebih baik ke depannya. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan pengaruh yang signifikan bagi perkembangan madrasah,” tegas Kiai Abdul Halim dalam sambutannya.
Pada kesempatan tersebut, beliau juga memaparkan sejumlah program yang telah berhasil direalisasikan oleh madrasah, di antaranya pelaksanaan Penerimaan Santri Baru Annuqayah (PSBA) yang menerima 130 siswa baru, Masa Ta’aruf Murid Baru (MATAMUDA), rapat persiapan guru menjelang tahun ajaran baru, serta agenda temu wali kelas X.
“Selain itu, proyeksi program yang akan segera dilaksanakan, meliputi Tes Kemampuan Akademik (TKA), rapat menjelang evaluasi Semester 1, dan kegiatan class meeting,” jelasnya.
Kegiatan PKKM ini mendapat tanggapan positif dari tim penilai. Mohammad Nurul Hajar, M.Pd., selaku Tim Penilai 1, memberikan apresiasi atas keterbukaan dan kelengkapan laporan dari seluruh elemen yang ada di MA 1 Annuqayah.
“Luar biasa di MA 1 Annuqayah, karena seluruh elemen memberikan laporan terkait capaiannya. PKKM merupakan langkah mengevaluasi diri dan persiapan pengembangan mutu madrasah. Salah satu indikator lembaga yang bagus adalah gurunya harus terus di-upgrade,” ungkap Nurul Hajar.
Senada dengan hal tersebut, Tim Penilai 2, Tri Indah Wahyuni, MM.Pd., menekankan bahwa PKKM merupakan momen refleksi diri untuk melangkah lebih baik ke depannya, di mana fokus utama madrasah harus tertuju pada peningkatan tata kelola administrasi.
Menurutnya, Rencana Kerja Tahunan (RKT) harus dijadikan acuan utama dalam penyusunan ERKAM, dan pengelolaan administrasi sebenarnya tidaklah sulit jika dikoordinasikan serta ditugaskan secara jelas kepada petugasnya.
Selain tata kelola umum, Tri Indah juga menyoroti pentingnya keabsahan dokumen internal madrasah.
“Pelaksanaan supervisi harus diisi sesuai dengan kondisi riil di lapangan tanpa manipulasi. Juga penting menjaga kerapian dan kelengkapan buku induk sebagai dokumen vital lembaga,” pungkasnya.
Seluruh rangkaian kegiatan PKKM ini berlangsung dengan lancar, penuh kekeluargaan, dan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola serta pelayanan pendidikan di MA 1 Annuqayah Guluk-Guluk.
Editor: Lukmanul Hakim





